Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dilaksanakan di daerah setempat dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan di Palangka Raya, Senin, menuturkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melaksanakan MBG di delapan sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) untuk pertama kalinya.
"Adapun makan bergizi gizi gratis yang terdistribusikan untuk delapan sekolah yang berjumlah 1.105 peserta didik, meliputi PAUD Homy School 68 peserta didik, TK Beringin IV 13 peserta didik, TK PUTRA 32 peserta didik, TK Bahalap M.H 50 peserta didik, TK Permata Hati 64 peserta didik, SD Santa Maria 364 peserta didik, SDN 2 Bukit Tunggal 204 peserta didik dan SDN 6 Palangka 310 peserta didik," kata Vico.
Ia menuturkan, Disdik Palangka Raya juga komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program dan langkah strategis. Seperti peningkatan infrastruktur pendidikan, melalui memperbaiki dan merenovasi sarana dan prasarana sekolah, agar lingkungan belajar menjadi lebih nyaman dan mendukung proses belajar-mengajar yang efektif.
Kemudian, dengan program pendidikan inklusif dan merata yakni memperluas akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak di daerah terpencil, melalui program-program yang mendukung pendidikan inklusif.
"Pada intinya Disdik Palangka Raya terus berusaha menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas, mendukung pembangunan pendidikan di wilayah tersebut," bebernya.
Sementara itu, kegiatan MG Presiden RI Bapak Prabowo Subianto di delapan titik, tingkat Sekolah PAUD, TK dan SD yang dilaksanakan oleh SPPG Jalan Garuda V Gang IV 1. Dalam hal tersebut, Dandim 1016/Palangka Raya Kolonel Arh Jimmy Hutapea juga langsung meninjau pelaksanaan perdana SPPG tersebut.
Bahkan ia mengatakan, Kodim 1016/Palangka Raya turut berperan aktif untuk mensukseskan program nasional dan membantu hal-hal yang bersifat menunjang kelancaran SPPG, terutama untuk SPPG Garuda yang baru perdana beroperasi ini.
"Kami disini membantu mengkomunikasikan dengan pihak terkait untuk sarana prasarana SPPG,mengawal keberlangsungan operasionalnya dan turut mendukung keberhasilan program yang baik ini" kata Jimmy.
Sumber Berita:
- https://kalteng.antaranews.com/berita/745753/disdik-palangka-raya-program-mbg-dapat-tingkatkan-kualitas-sdm, Senin, 17 Februari 2025.
- http://kaltengkita.com/2025/02/18/program-mbg-dinilai-tingkatkan-kualitas-sdm/, Selasa, 18 Februari 2025.
Catatan:
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, Badan Gizi Nasional adalah lembaga pemerintah yang dibentuk oleh Presiden untuk melaksanakan tugas pemenuhan gizi nasional. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. Dalam Pasal 52 disebutkan, Pendanaan yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Gizi Nasional bersumber dari: a. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; dan/atau b. sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan Keputusan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah untuk Program Makan Bergizi Gratis untuk Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025 mendefinisikan, Pemberian Makan Bergizi Gratis adalah Program pemberian makan dengan menu lengkap serta memiliki kandungan gizi seimbang sesuai dengan anjuran kontribusi zat gizi terhadap kebutuhan gizi kelompok sasaran sekali makan baik makan pagi atau makan siang. Penerima Manfaat kegiatan Program MBG adalah seluruh siswa PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, SMK, SLB, pesantren, sekolah keagamaan dan pendidikan layanan khusus serta ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita di sekitar lokasi SPPG (dalam radius 6km/waktu tempuh maksimal 30 menit). Sumber Pendanaan untuk membiayai kegiatan program MBG Tahun 2025 berasal dari DIPA APBN Badan Gizi Nasional tahun 2025 yang dialokasikan di 500-937 SPPG pada awal bulan Januari-Februari 2025, di 2.000 SPPG di bulan April 2025 dan di 5.000 SPPG di Bulan Juli 2025 yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Download : Disdik Palangka Raya Program MBG Dapat Tingkatkan Kualitas SDM