Palangka Raya (ANTARA) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di 16 sekolah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah berjalan lancar dan tidak ada hambatan untuk sementara ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan di Palangka Raya, Senin mengatakan, bahwa program ini telah mencatat total 3.500 peserta didik yang terdaftar sebagai penerima manfaat MBG.
"Setiap hari, peserta didik yang menerima MBG selalu dilakukan absensi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya untuk memastikan program ini berjalan sesuai rencana," kata Vico.
Orang nomor dua di Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tersebut menegaskan, bahwa upaya penambahan kuota akan terus dilakukan agar program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah, terutama yang berada di daerah terpencil dan jauh dari pusat kota.
"Kami akan terus berupaya agar manfaat MBG dapat dirasakan oleh seluruh peserta didik, khususnya mereka yang berada di daerah dengan keterbatasan akses terhadap makanan bergizi," katanya.
Vico menegaskan, Program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.
Dengan adanya program ini, diharapkan tingkat kesehatan dan konsentrasi belajar siswa dapat meningkat, sehingga berdampak positif pada kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya.
"Disdik Kota Palangka Raya bersama SPPG Kalimantan Tengah terus melakukan evaluasi dan koordinasi agar program ini berjalan secara berkelanjutan dan dapat mencakup lebih banyak peserta didik di masa mendatang," demikian Vico.
Sampai saat ini makanan yang disajikan oleh SPPG untuk peserta didik di Palangka Raya sangat nyaman dan tidak ada hal-hal negatif yang bisa mengundang kegaduhan. Bahkan sekolah-sekolah yang melaksanakan kegiatan tersebut sangat menyambut antusias dan peserta didik pun sangat senang dengan adanya program dari pemerintah pusat tersebut.
Sumber Berita:
- https://kalteng.antaranews.com/berita/744573/pelaksanaan-mbg-16-sekolah-di-palangka-raya-berjalan-lancar, Senin, 10 Februari 2025.
- https://www.borneonews.co.id/berita/409425-program-mbg-16-sekolah-di-palangka-raya-berjalan-lancar, Senin, 10 Februari 2025.
Catatan:
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional, Badan Gizi Nasional adalah lembaga pemerintah yang dibentuk oleh Presiden untuk melaksanakan tugas pemenuhan gizi nasional. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. Dalam Pasal 52 disebutkan, Pendanaan yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Gizi Nasional bersumber dari: a. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; dan/atau b. sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan Keputusan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah untuk Program Makan Bergizi Gratis untuk Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025 mendefinisikan, Pemberian Makan Bergizi Gratis adalah Program pemberian makan dengan menu lengkap serta memiliki kandungan gizi seimbang sesuai dengan anjuran kontribusi zat gizi terhadap kebutuhan gizi kelompok sasaran sekali makan baik makan pagi atau makan siang. Penerima Manfaat kegiatan Program MBG adalah seluruh siswa PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, SMK, SLB, pesantren, sekolah keagamaan dan pendidikan layanan khusus serta ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita di sekitar lokasi SPPG (dalam radius 6km/waktu tempuh maksimal 30 menit). Sumber Pendanaan untuk membiayai kegiatan program MBG Tahun 2025 berasal dari DIPA APBN Badan Gizi Nasional tahun 2025 yang dialokasikan di 500-937 SPPG pada awal bulan Januari-Februari 2025, di 2.000 SPPG di bulan April 2025 dan di 5.000 SPPG di Bulan Juli 2025 yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Download: Pelaksanaan MBG 16 Sekolah di Palangka Raya Berjalan Lancar